Tak ada yang bisa menerima perselingkuhan, akan tetapi masih banyak yang melakukannya. Perselingkuhan adalah hal buruk yang dilakukan kepada pasangannya, namun apakah ada penyesalan setelah dirinya ketahuan selingkuh?
Menurut penelitian, ternyata mereka yang selingkuh tidak merasa bersalah atas perbuatannya. Penelitin yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa pasangan yang selingkuh sebenarnya tidak merasa bersalah.
Para peneliti melakukan uji coba yang mana mereka bertanya bagaimana perasaan setelah melakukan perselingkuhan. Awalnya diprediksi akan menyesal dan merasa bersalah tapi sebaliknya justru tidak.
Dalam penelitian yang berjudul The Cheater’s High: The Unexpected Affective Benefits of Unethical Behavior mengatakan bahwa ketika mereka benar-benar selingkuh jutsru mereka mengalami efek positif, bahkan tetap merasa senang setelah berselingkuh.
Mereka merasa mendapatkan apa yang mereka dapatkan sehingga mereka bahagia. Meski terlintas perasaan menyesal namun mereka tidak semenyesal itu.
Tidak ada orang ingin terluka dan tersakiti apalagi hanya karena perasaan cinta. Semua orang ingin mendapatkan kasih sayang yang penuh dari pasangannya tanpa tersakiti dan kecewa.
Namun tidak semua orang akan mendapatkan pasangan yang selalu membuatnya bahagia. Sebahagia apapun hubungannya pasti pernah melakukan kesalahan dan membuat pasangannya kecewa.
Akan tetapi ada pasangan yang akan tetap setia tak peduli selalu disakiti oleh pasangannya. Berdasarkan golongan darah pemilik golongan darah berikut ini selalu tersakiti namun akan tetapi setia dan tetap mencinati pasangannya.
Golangan darah berikut tetap akan melakukan yang terbaik meski selalu tersakiti, diantaranya adalah:
1. Orang yang Bergolongan Darah O
O adalah tipe orang yang akan mencintai pasangannya dengan sungguh-sungguh, ia akan tetap setia meski terkadang yang ia dapatkan hanya rasa sakit dan kekecewaan dari pasangannya.
2. Orang yang Bergolongan Darah AB
AB adalah tipe orang yang sulit mendapatkan seseorang yang cocok, ketika ia menemukan yang cocok akan mencintai pasangannya meski terkadang yang ia dapatkan adalah luka namun ia tetap setia.
3. Oang yang Bergolongan Darah B
B adalah tipe orang yang sangat setia, tak peduli dalam keadan sedih sekalipun ia akan tetap berada disamping pasangannya. Meskipun sering kecewa namun ia tetap mencintai kekasihnya.
Untukmu yang saat ini tengah gisruh dengan suamimu, atau tengah tahu bahwa suamimu memiliki kekurangan, ingat ya jangan sampai kamu mengumbarnya.
Karena aib suamimu itu adalah aibmu juga, kekurangan yang ada padanya adalah kekuranganmu juga, maka seburuk apapun dia jangan kamu ceritakan siapapun.
Kamu Harus Simpan Baik-baik Keburukan Suamimu, Karena Jika Kamu Membukanya Sama Halnya Kamu Membuka Aibmu
bersamadakwah.net
Bijaklah, kamu harus simpan baik-baik keburukan suamimu, kamu harus mampu mengendalikan hatimu, karena jika kamu membukanya maka sama halnya kamu membuka aibmu sendiri.
Jangan Kamu Umbar Kekurangan Suamimu, Tutup Ia Rapat-rapat Sama Halnya Kamu Menutup Aibmu Sendiri
bersamadakwah.net
Tugasmu sebagai istri adalah menjaga kehormatan suamimu, maka saat nampak kekurangannya jangan pernah tega hati kamu mengumbarnya.
Jangan kamu umbar kekurangannya kepada orang lain, tutup ia rapat-rapat sama halnya kamu menutup aibmu sendiri.
Jika Memang Kamu Butuh Untuk Bercerita, Cukup Ceritakanlah Kepada Allah Saja Apa yang Kurang Darinya
bersamadakwah.net
Dan jika memang kamu butuh sekali untuk bercerita, maka cukupkan dirimu bercerita kepada Allah saja apa yang kurang darinya.
Tentang kesalahannya jangan kamu beberkan kepada orang-orang yang ada disekitarmu, lebih-lebih di media soasial, maka kamu harus menyimpannya rapat.
Allah yang Maha Menyempurnakan Segalanya, Maka Jangan Pernah Mengeluh Kepada Siapapun Selain-Nya
bersamadakwah.net
Memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, sama halnya dengan dirimu, maka jangan pernah kamu pendek akal membuka aibnya.
Allah yang maha menyempurnakan segalanya, maka jangan pernah mengeluh kepada siapapun selain-Nya, karena itu lebih membuatmu tenang.
Sungguh Kalian Berpasangan Ibarat Baju, Dimana Harus Selalu Saling Menutupi Celah Aib yang Ada di Badan
bersamadakwah.net
Ingat baik-baik, kalian berpasangan ibarat baju, dimana baju digunakan untuk menutupi apa yang seharusnya ditutupi, maka pandai-pandailah untuk saling menutupi celah aib yang ada pada diri masing-masing.
Perselingkuhan masih menjadi hal yang paling ditakutkan terjadi didalam sebuah hubungan. Karena ketika hal ini terjadi akan muncul berbagai perasaan negatif yang bisa meracuni diri sendiri.
Dan yang paling dibenci pasti pelakornya dari pada suaminya sendiri, kenapa demikian. Berikut penjelasannya:
1. Pelakor Dijadikan Sebagai Ancaman
Kenapa menyalahkan pelakor, karena pelakor dianggap mengancam pernikahannya. Sang istri tidak mau kehilangan suaminya dan tidak mau melihat rumah tangganya berantakan. Sehingga apapun masalahnya, pelakor selalu dianggap salah.
2. Membandingkan Diri
Ketika melihat sang pelakor lebih cantik, lebih seksi, lebih terbuka pakaiannya sehingga timbullah rasa tidak percaya diri dan memandingkan diri. Sehingga inilah yang membuatnya merasa benci kepada pelakor.
3. Percaya Suaminya Setia
Ia merasa suaminya sangat baik sehingga tidak akan selingkuh dan ia percaya suaminya setia. Baginya dia bukan tepi selingkuh padahal setiap orang memiliki banyak sisi kepribadian.
4. Pecaya Bahwa Pelakorlah yang Menggoda
Naluri seorang laki-laki memang tertarik dengan perempuan yang cantik dan seksi, ketika sang perempuan menggodanya ia tidak mampu menahan godaan tersebut, sehingga sang istri beranggapan jika perempuan itu tidak mau maka suaminya tidak akan selingkuh.
5. Susah Membenci Orang yang Dicintai
Membenci orang yang dicintai itu bukan perkara mudah meski sudah tahu melakukan pengkhianatan. Dan lebih mudah meluapkan amarah kepada pelakor dari pada suaminya sendiri.
6. Tidak Mau Mengakui Kelemahan Diri Sendiri
Ketika suami selingkuh perempuan akan merasa ia memiliki kekurangan dan kelemahan sehingga sang suami mencari perempuan lain.
Dari pada mengakui kekurangan diri sendiri sehingga ia menganggap bahwa pelakorlah yang salah.
7. Percaya Bahwa Pernikahannya Akan Bahagia Jika Tidak Ada Sipelakor
Perempuan sangat yakin pernikahannya akan bahagia ketika sipelakor pergi dan berhenti menggoda suaminya. Itulah beberapa alasan kenapa perempuan lebih membenci pelakor dair pada suaminya.
Pasangannya. Dengan jujur dan terbuka maka masalah demi masalah akan menemukan jalan keluar.
Berbeda dengan berbohong, pernikahan yang dibangun susah payah akan runtuh ketika didalam hubungan terdapat kebohongan.
1. Bohong Masalah Perselingkuhan
Didalam pernikahan selingkuh adalah hal yang sulit untuk dimaafkan. Berselingkuh saja merupakan pengkhianatan yang sangat kejam.
Ketika hal ini sudah terungkap, pertimbangkan secara matang apakah masih ingin bertahan atau lebih baik berakhir dengan perceraian.
2. Berbohong Masalah Perasaan
Kebohongan ini biasanya dirasakan oleh para perempuan, ketika mereka kesal kepada suaminya mereka hanya diam tanpa mau mengungkapkan.
Akhirnya merasa cemas, bahkan bisa stres dan depresi. Maka dari itu belajarlah untuk jujur terhadap perasaanmu sendiri, jangan menyiksa dirimu karena, pasanganmu harus tahu bagaimana perasaanmu sebenarnya.
3. Berbohong Tentang Hubungan Intim
Penelitian mengungkapkan bahwa, 80% perempuan akan berbohong tentang kepuasaan didalam hubungan intim. Padahal hal tersebut tidaklah baik.
Lebih baik bicarakan dengan pasanganmu dan beri tahu tentang keinginanmu. Kamu dan pasangan harus tahu dan saling memahami kebutuhan masing-masing.
4. Berbohong Masalah Keuangan
Tidak lucu ketika kamu berbohong masalah keuangan kepada pasangan, karena salah satu faktor penyebab pasangan suami-istri bercerai rata-rata disebabkan oleh uang.
Jika ingin pernikahannya sehat dan baik-baik saja, lebih baik terbuka dan jujur tentang masalah apapun. Jika ada yang tidak sepaham cobalah untuk mencari solusi terbaik.
Posesif, terlalu mengekang kepada pasangan biasanya akan menjadi beban dan membuat pasangan merasa kesal. Padahal sebenarnya sikap posesif hanya karena perasaan cinta dan merasa takut kehilangan didalam sebuah hubungan.
Perasaan takut kehilangan yang berlebihan akan membuat seseorang menjadi posesif dan cemburu yang berlebihan. Sedangkan sikap posesif bisa membuat pasangan goyah dan perasaan cintanya luntur.
1. Sama-sama Harus Mengenali Pertemananya
Agar tidak mudah cemburuan dan posesif, pasangan suami-istri harus sama-sama kenal dengan teman-temannya. Tahu bagaimana lingkungan pertemanannya.
Kenalkan teman-temannya kepada pasangan sehingga ia bisa mengerti dan percaya.
2. Buang Rasa Curiga
Berikan kepercayaan penuh terhadap pasangan juga diri sendiri. Jangan mudah curiga dan menerka-nerka. Bangun kepercayaan dengan pasangan, jangan mudah menghakimi karena rasa curiga mampu merusak kepercayaan yang sudah dibangun.
3. Jangan Mematai-matai Pasangan
Tahan agar tahan tidak curiga berlebihan kepada pasangan, jangan sampai menjadi mata-matanya. Semakin kamu curiga dan ingin mematai-matai pasanganmu hubungannya akan semakin tidak nyaman dan bisa berakhir dengan perceraian.
4. Terbuka
Ketika kamu merasa tidak nyaman terhadap suatu hal, misal pasanganmu seolah-olah berubah, sikapnya mulai dingin dan lambat membalas pesan, sampai secara baik-baik tanpa menghakiminya.
Apapun yang menggangu pikiranmu cobalah untuk komunikasan agar diketahui akar permasalahnnya sehingga bisa mencari jalan keluar bersama.
5. Jangan Mengubah Pasangan
Hal yang sangat menggangu ketika pasangan menginginkan kita seperti sosok ideal seperti yang ia inginkan. Biarkan pasanganmu menjadi dirinya sendiri tak perlu memaksakan kehendak menjadi seperti yang kamu inginkan.
Saat kamu menyemogakan sesuatu, mintalah Allah pula untuk selalu memberimu rasa ikhlas, agar seperti apapun ketentuan-Nya nanti tidak dapat mengusik keadaan hatimu.
Karena tidak sedikit diantara kita yang mengaku bahwa dirinya kecewa, saat kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Oleh sebab itu, ingatkanlah hati untuk jangan pernah lupa meminta keikhlasan dari-Nya, jauh sebelum hal buruk terjadi.
Dengan Keikhlasan yang Selalu Cukup Maka Kamu Akan Senantiasa Tenang Dalam Keadaan Seperti Apapun
instagram,com/muslimahindonesiaid
Ketahuilah, Allah itu maha bijaksana, Allah maha tahu segalanya, dan Dia akan mentakdirkan kepadamu sesuai dengan apa yang terbaik menurut-Nya, bukan yang terbaik menurutmu.
Jadi, pastikan saat kita meminta kepada-Nya, hati kita selalu disadarkan untuk menyelipkan doa meminta keikhlasan, takut nanti takdir yang Allah tetapkan tidak sesuai dengan apa yang telah kamu anggap baik.
Mintalah Pula Banyak Kesabaran, Sebagai Bekal Agar Tak Kecewa Menerima Kenyataan
instagram,com/muslimahindonesiaid
Namun, keikhlasan saja apakah sudah cukup untuk membekali hati dari rasa kecewa? tentu tidak, karena yang harus kamu minta pula adalah kesabaran.
Mengapa harus kesabaran? karena sabar itulah yang nantinya akan mebuatmu bisa menundukkan hatimu, hingga akhirnya kamu mengerti makna ikhlas atas takdir-Nya.
Jika Hati Tidak Terhias Oleh Rasa Ikhlas dan Sabar, Insyaallah Saat Harapan Tak Menjadi Nyata Kamu Akan Baik-baik Saja
instagram,com/muslimahindonesiaid
Jika hatimu tidak terhias oleh rasa ikhlas dan sabar, maka jangan harap hatimu akan baik-baik saja tatkala ketentuan Allah tidaklah sesuai dengan apa yang kamu minta.
Sungguh kamu akan merana setiap saatnya, jika yang kamu yakini baik dan terbaik menurutmu ternyata bukan yang terbaik menurut Allah.
Jika Dari Awal Kamu Sudah Ikhlas dan Sabar, Ketentuan Apapun Dari-Nya Akan Tetap Membuatmu Bersyukur
instagram,com/muslimahindonesiaid
Tetapi sebaliknya, jika dari awal kamu sudah pasrah dalam doamu, meminta keikhlasan dan kesabaran tidak pernah kamu lupakan, maka ketentuan-Nya yang menurutmu buruk pun tidak akan pernah mengusikmu.
Rasa kecewa dan semacamnya tidak akan pernah membuatmu merasa jenuh menjalani hidup, jika kamu sendiri sudah membekalinya dengan rasa ikhlas dan sabar. Karena pada akhirnya yang kamu tahu hanyalah bersyukur dan terus bersyukur.
Lantas Jangan Hanya Minta yang Terbaik, Tapi Mintalah Juga Keikhlasan Hati Untuk Bisa Menerima Kenyataan
instagram,com/muslimahindonesiaid
Iya, maka jangan pernah kamu lupa untuk meminta keikhlasan juga disela apa yang telah kamu semogakan kepada Allah, karena keikhlasan itulah yang nantinya akan menyelamatkanmu dari kekecewaan.
Ketahuilah, tanggung jawab dalam rumah tangga tidak akan tertunaikan dengan sempurna jika aturan agama tidak keduanya pakai sebagai pengingat untuk selalu saling menyadari hak dan kewajiban masing-masing.
Sebab antara suami dan istri akan bertanggung jawab penuh akan tugas-tugasnya jika agama selalu keduanya letakkan dihati.
Agama yang Menjadi Dasar Rumah Tangga Itu Menjadi Baitii Jannatii
wowkeren.com
Rumah tangga akan menjadi baitii jannatii jika antara suami dan istri selalu berpedoman kepada agama. Iya, rumah akan menjadi laksana syurga jika antara suami dan istri dalam kebersamaannya selalu menghadirkan cinta Allah, karena saat keduanya mampu menghadirkan cinta Allah maka untuk berpedoman kepada rambu-rambu agamapun tidak akan ia lupakan.
Berumah Tangga Akan Sangat Membosankan Jika Kebersamaan Tak Ada Sumber Agama
wowkeren.com
Dan berumah tangga akan sangat membosankan jika kebersamaan Yang menyanding tidak bersumber pada agama, karena ketika antara suami dan istri memaknai kebersamaannya dengan selalu memprioritaskan nilai agama maka tentu kebahagiaan yang hadir juga akan selalu membuat keduanya bersyukur dan mendamaikan.
Rumah Tangga Akan Terus Kuat Jika yang Menjadi Pondasi Utamanya Adalah Aturan Allah
wowkeren.com
Maka perndahlah rumah tanggamu dengan terus menjadikan agama sebagai sumber terkuat membangun kebahagiaan, agar ketika bersama tidak hanya sekedar bersama, namun lebih kepada memaknai kebersamaan yang ada dengan terus mengahdirkan kasih sayang yang bersumber pada Allah.
Rumah Tangga Tidak Akan Terasa Damai Jika Antara Suami dan Istri Tidak Diatur Oleh Agama
wowkeren.com
Jadi berumah tanggalah dengan terus menjadikan agama adalah petunjuk mendapatkan kebahagian dunia sampai akhirat, karena rumah tangga tidak akan terasa mendamaikan jika antara suami dan istri tidak diatur oleh syari’at agama.
Karena Perekat Paling Kuat Dalam Hubungan Rumah Tangga Bukan Sekedar “Cinta” Tetapi “Agama”
wowkeren.com
Karena dalam hubungan rumah tangga yang menjadi dasar antara suami dan istri terus betah merasa bersama adalah karena hadirnya sebuah rasa saling mencintai, tetapi sebenarnya rasa cinta saja tidak cukup dijadikan penguat, jika cinta itu tidak bersumber pada agama.
Hadirkanlah cinta yang merujuk pada Allah, agar rasa cinta yang hadir didalam rumah tangga bukan hanya sekedar bahagia dan senang, tetapi damai dan penuh makna akan sebuah rasa syukur.
Apa yang kamu takutkan di masa depanmu? apa yang kamu takutkan mengingat sebentar lagi menikah? apa kamu takut karena tidak memiliki jaminan harta yang cukup agar hidup mandiri setelah menikah?
Ingat, yang menakar rezeki itu adalah Allah, yang mengatur bagaimana kehidupanmu nanti dengan pasanganmu adalah Allah, dan jika Allah berkehendak membalikkan keadaan maka bisa jadi saat kamu memutuskan “menikah” Allah datangkan rezeki yang melimpah.
Jangan Takut Membayangkan Masa Depan, Hanya Karena Kamu Belum Punya Apa-apa
pinterest.com
Apakah kamu takut membayangkan masa depanmu bersamanya, karena kamu belum punya apa-apa saat ini? jika iya, artinya rasa yakinmu kepada Allah masih setengah-setengah.
Bukan menyuruhmu nekad untuk menikah cepat, jika memang semuanya sudah sama-sama baik, kamu pun yakin akan bertanggung jawab kepadanya, maka pasrahkan saja kepada Allah dengan menunaikan niatmu.
Percayalah, jika Allah telah memberimu jalan untuk menikah saja sebagai batas pembuktian cinta, maka artinya disitulah Allah telah menyiapkan kebaikan untuk kalian enyam bersama.
Jika Allah Sudah Menganjurkan Jalan Terbaik Dengan Menikah, Maka Disitulah Letak Keberkahan
instagram.com/natura_project
Jika memang Allah sudah menganjurkan jalan terbaik dengan menikah dari dua insan yang saling mencintai, maka disitulah Allah akan memberimu bekal kebaikan yang luar biasa bila bersama.
Bukan sudah semarak kamu dengar, obat terbaik saat seseorang itu jatuh cinta adalah “menikah”, sebab itulah mengapa kamu menikah saja dan pastinya keraguanmu akan sirna.
Masa Depan Itu Urusan Allah, Jangan Pernah Merasa Khawatir dan Pasrahlah
instagram.com/natura_project
Intinya, jangan mengkhawatirkan masa depanmu, jangan khawatirkan bagaimana kehidupanmu setelah menikah, karena kamu tidak pernah tahu Allah telah rencanakan apa dibalik niat baikmu.
Dan kamu pun harus selalu sadar, tentang esok hari, esok lusa, minggu depan, bulan depan, atau hari-hari dan bulan-bulan berikutnya itu adalah urusan Allah, kamu tidak boleh mencampurinya, dan tugasmu hanya jalani saja cara dan jalan yang telah Dia persembahkan.
Memutuskan Menikah Sebenarnya Bukan Hal Rumit, yang Rumit Itu Cara Pandangmu
instagram.com/natura_project
Jangan ragu-ragu lagi memutuskan untuk menikah, jika yang menjadi pertimbanganmu hanyalah bekal harta, karena selagi kamu mau bertanggung jawab dan usahamu ada, maka Allah pun akan mengubah keadaanmu secara perlahan-lahan. Insyaallah
Lalu ketika kamu berkata “rumit” maka sebenarnya yang rumit itu adalah pikiranmu, yang rumit itu adalah cara pandangmu dalam menyederhanakan ingin dan hatimu pun masih kurang percaya akan hitung-hitungan Allah.
Berani Mengambil Langkah Kebaikan, yang Allah Ridhoi, Karena Disitulah Letak Kebaikan yang Luar Biasa
instagram.com/natura_project
Jadi untuk kamu yang kemarin masih ragu nggak jelas, beranilah mengambil langkah pasti menuju kebaikan, menuju apa yang Allah ridhoi, karena sungguh disitulah letak kebaikan yang luar biasa.
Sebelum menikah ingatlah tujuanmu seperti apa, jangan sampai kamu ceroboh dan akhirnya kamu merasa sangat menyesal karena telah salah mengambil langkah.
Ingat, pernikahan itu bukan hanya untuk setahun dua tahun ya, pernikahan itu bukan hanya untuk beberapa saat saja, maka pastikan kamu benar-benar bijak dalam memilih.
Jangan Hanya Lapar Mata Sesaat, Agar Kamu Tidak Merasa Menyesal Nanti
instagram.com/prewedding_hijab
Intinya kamu jangan hanya lapar mata sesaat, kamu jangan terkecoh keadaan sesaat, agar kamu tidak merasa menyesal nanti.
Hati-hati menentukan pilihan, hati-hati memantapkan niat, karena bisa jadi kesalahanmu dalam mengambil keputusan malah menghantarkanmu pada kesengsaraan.
Jangan Lihat Dia Hanya Dari Penampilannya Saja, Karena Kadang Penampilan Menipu
instagram.com/prewedding_hijab
Maka jangan lihat dia hanya dari penampilannya saja, jangan lihat dia dari luarnya saja, dari apa yang nampak bagus darinya, karena kadang penampilan menipu.
Jangan Hanya Melihat Dari Apa yang Dia Miliki, Karena Semua Itu Bukan Jaminan Bahagiamu Nanti
instagram.com/prewedding_hijab
Kamu jangan hanya melihat dia dari apa yang dia miliki sekarang, karena semua itu bukan jaminan untukmu benar-benar bahagia nanti.
Jangan Melihat Dari Apa yang Dia Capai, Tapi Lihatlah Bagaimana Dia Bertanggung Jawab Dalam Hidupnya
instagram.com/prewedding_hijab
Terlebih dari apa yang dia capai, jangan melihat dari apa yang sudah dia miliki sekarang, tapi lihatlah bagaimana dia bertanggung jawab dalam hidupnya.
Jangan Hanya Melihat Dia Dari Katanya, Tapi Pastikan Kamu Tahu Betul Bagaimana Sikap Perilakunya
instagram.com/prewedding_hijab
Dan jangan pula lihat dia dari katanya semata, jangan lihat dia dari cerita baiknya, tapi pastikanlah kamu benar-benar tahu bagaimana dirinya yang sesungguhnya, bagaimana sikap dan perilakunya.
Sungguh jaminan dia mampu membuatmu bahagia dan tenang nanti bukan dari apa yang dia miliki, tapi sikap dan perilakunya kepadamu.